1/31/2010

KENAPA JENDELA?

Assalamualaikum..dari SUARA JENDELA.Janggal jika diperbahaskan jendela bersuara. Tetapi cubarenungkan di jendela, jika di-identifikasikan denganderia seni, pasti dapat mendengar kala ia menyanyi,ber-syair, bersiul, hatta lontaran buah fikiran dapat diper-temukan disitu. Celik deria, bangun subuh,kearah jendela juga destinasipertama sebelum mengerjakan sesuatu. Bila jendela terbuka,seakan satu kesyukuran nikmat yang dapat dirasa. Mulabernafas...Udara segar..Mencari ketenangan.. Satu kebeba-san... Masih segar dalam kotak minda ini,bilamasa itu masih dibangku sekolah. Bila dirumahbukan pintu menjadi arah tuju, tetapi riaksemula jadi dalam diri ini, membenarkansendiri melompat keluar melalui jendela yangterbuka luas, seakan menyam-but kedatangan yang langsung tidak diundang.Ralatnya, binasakan diri sendiri bila diketa-hui orang tua. Telinga dipiat, sebulan menghadap mediacetak pendidikan..Haha.. itu kenangan.. Namun, jangan sesekali lepa bila dah terbuka luas jendela. Pastinya kita membebaskan pegangan, dan menerimahasutan. Tidak ramai yang sedar bahawa secara negatifnyamenderhaka pada jiwa sendiri. Pantas sekali terpedaya.Tetapi, itu semua bukan lah menghalalkan segala perkaraburuk berlaku. Balik ke pangkal jalan. Kenapa diwarkahkan semua ini? Kerana melalui jendelasegala imaginasi dan bayangan serta kenangan, ada disitu.DENGARLAH SUARA JENDELA...
bersambung....

Tiada ulasan:

Catat Ulasan